Mencari ide, Premis, LogLine dan Struktur Cerita Untuk Membuat Komik

Advertisement

Mencari ide, Premis, LogLine dan Struktur Cerita Untuk Membuat Komik

Rabu, 20 September 2017

Bakuman

Sebagai sesama penggemar komik, perkenankan saya untuk membagi beberapa hal-hal penting mengenai dunia komik. Well sebenarnya sebagian artikel yang ada dalam blog ini merupakan hasil rangkuman ataupun artikel para pegiat komik lainnya, saya juga berharap mereka berkenan jika artikelnya ditaruh di blog ini.


Baiklah, untuk kali ini saya akan mempublikasikan artikel dari Mas Chirs Lie, Beliau merupakan komikus yang sudah terkenal loh, kalian bisa langsung menemukan profil nya di google.

Dan tema artikel kali ini adalah "Mencari Sebuah ide, Premis, Log Line dan Struktur Cerita"

Mengapa ide cerita itu sangat penting dalam komik, bahkan pentingnya sama dengan kualitas gambar dari seorang komikus, bahkan diatara beberapa teman-teman komikus lain mengganggap cerita lebih penting daripada gambar. Tidak dapat kita pungkiri, banyak komik-komik terkenal yang telah terbit dan menembus pasar dunia, bahkan telah dibuat serialisasi film dan animenya padahal kualitas gambar dari komik tersebut sangatlah standar, bahkan ada yang dibawah standar. Mengapa demikian? faktor utama yang menentukannya tidak lain adalah kualitas cerita dari komik tersebut, cerita yang dapat membuat pembaca terbawa suasana dalam dunia yang diceritakan pengarangnya. Disini saya bukan menjelekan kualitas gambar si Komikusnya, tapi menurut saya memang masih banyak gambar yang lebih baik daripada komikus tersebut.


Oke, Kita mulai saja langkah-langka penulisan ceritanya:

1. Pencarian Ide
Ide cerita bisa datang dari mana saja, tetapi yang paling mudah adalah dari sekitar kita. Pilihlah suatu tema yang dekat dengan kita, misalnya suka basket, buatlah komik basket. Buat yang suka masak, buatlah komik tentang koki. Dengan menggarap tema yang kita kuasai, niscaya komik yang kita hasilkan akan terasa lebih nyata. Sebagai contoh adalah komik berjudul ‘5 Menit Sebelum Tayang’ karya Ockto Baringbing yang memenangkan International Manga Awards adalah berdasarkan pengalamannya sehari-hari bekerja di sebuah stasiun televisi.

5 Menit Sebelum Tayang
5 Menit Sebelum Tayang, karya Ockto Baringbing

Hal lain yang penting adalah pesan apa yang ingin kita sampaikan melalui komik kita, apakah itu anti korupsi, kebaikan mengalahkan kejahatan, kerja keras, dsb. Komik yang tidak mempunyai pesan yang jelas akan terasa berputar-putar ceritanya tanpa progress yang signifikan. Salah satu contoh komik yang terasa berputar-putar adalah Beelzebub, walaupun saya tetap suka karena menghibur dan seru. Tapi komik yang bagus sebaiknya mempunyai pesan yang jelas, misalnya Naruto dengan kerja kerasnya, Gundala dengan kebaikan mengalahkan kejahatan, atau kegalauan mengalahkan kejahatan di Galauman.

Tips ketiga adalah jangan takut membuang ide yang jelek dan percayalah bahwa kamu akan bisa terus menghasilkan ide yang lebih baik. Dalam pembuatan suatu cerita, ide baru akan terus datang, bandingkan dengan ide yang sudah ada, dan buanglah ide yang kita anggap kurang bagus.


2. Premis
Menurut kamus besar KBBI Premis adalah apa yang dianggap benar sebagai landasan kesimpulan kemudian; dasar pemikiran; alasan;  asumsi;  kalimat atau proposisi yang dijadikan dasar penarikan kesimpulan di dalam logika;
  • Mayor Premis yang berisi term yang menjadi predikat kesimpulan;
  • Minor Premis yang berisi term yang akan menjadi subjek sebuah kesimpulan;
  • Silogisme Dua Premis (mayor dan minor) yang mewujudkan anteseden
Pada dasarnya Premis itu haruslah singkat, jelas dan menarik.
Premis terdiri dari deskripsi karakter, keunikan, masalah yang dihadapi dan tujuan akhir si karakter.

Sebagai contoh;

Black Clover


One Piece

Contoh diambil dari komik yang hampir semua orang sudah baca, supaya lebih mudah dimengerti.


3. Logline
Logline adalah sebuah kalimat yang berisi sinopsis dan sebuah “pancingan yang menarik” dari sebuah cerita. Logline bermula saat studio-studio Hollywood menyimpan banyak naskah yang dianggap menarik untuk sebuah film. Logline ditulis di cover, punggung atau dua-duanya. Hal ini memudahkan pekerja film untuk memilih sebuah naskah secara cepat.

Harapannya, Logline bisa memancing rasa ingin tahu penerbit sehingga penerbit mau membaca proposal kita dengan seksama. Karena itu buatlah Logline yang baik dan menarik.

Jadi intinya Logline adalah: Satu paragraph yang berisi detil cerita
Log Line haruslah tetap singkat, 1 paragraf yang terdiri dari 4-5 kalimat saja. Jangan sampai log line kita berisi 100 kalimat. Apabila masih terlalu panjang, berarti masih bisa disederhanakan lagi menjadi intinya saja.
sebagai contoh;

Naruto Logline


4. Struktur atau Elemen Cerita
Berbekal log line, kita mulai menyusun plot cerita kita. Dalam penulisan cerita, ada beberapa tahapan yang kita harus perhatikan supaya cerita kita mempunyai alur yang baik dan menarik. Struktur dari cerita bisa dibagi seperti;

  1. Perkenalan
  2. Masalah
  3. Perkembangan
  4. Krisis
  5. Klimaks
  6. Resolusi

Apabila diperhatikan, hampir semua komik menggunakan pola seperti ini dikarekan pola ini sudah baku dan memang paling mudah dan jelas untuk diikuti.

Sebagai contoh saya ambil komik Naruto karena sudah banyak yang mengenal dan membacanya, selain itu sudah terbukti sukses di seluruh dunia.

Naruto
Perkenalan
Sumber; Komik Naruto
Naruto
Masalah
Sumber; Komik Naruto
Naruto
Perkembangan
Sumber; Komik Naruto
Naruto
Krisis
Sumber; Komik Naruto
Naruto
Resolusi
Sumber; Komik Naruto

Nah demikian pembahasan kita tentang "Pencarian ide, Premis, Log Line dan Struktur Cerita". apakah teman-teman sudah pada paham?

Dari sini ayo kita mulai mengembangkan ide kita menjadi sebuah cerita utuh. Semoga Dunia Perkomikan Indonesia terus maju ya kuy.

Special Thank for Mas Chris Lie